Lampung Tengah, Datalampung.com — Kebakaran sampah melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bandar Jaya yang dikelola Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lampung Tengah, Minggu (18/10/2026). Kebakaran yang berlokasi persis di luar batas ruang milik jalan (Right of Way/ROW) KM 132+000 Jalur B tersebut memicu kepulan asap pekat yang masuk menyelimuti jalur Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter).
Dampak sebaran asap tebal terpantau mengaburkan jarak pandang pengendara mulai dari KM 132+000 hingga KM 132+600. Rekaman video pengendara yang melintas saat visibilitas turun drastis juga sempat viral di media sosial.
Direktur PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (PT BTB), Charles Giroth, menjelaskan bahwa titik api pertama kali terdeteksi sejak siang hari sekitar pukul 11.53 WIB. Pihak pengelola jalan tol langsung mengambil langkah tanggap darurat guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
"PT BTB langsung melakukan pengamanan melalui Petugas Layanan Jalan Tol (LJT), Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Lampung, serta personel Bawah Kendali Operasi (BKO) Lanal Lampung dengan memasang rambu keselamatan lalu lintas untuk mengurangi kecepatan kendaraan pada Jalur A maupun Jalur B," jelas Charles dalam keterangan tertulisnya.
Guna mempercepat pemadaman kobaran sampah di TPA Bandar Jaya, pengelola tol dan DLH Lampung Tengah memobilisasi bantuan armada penyuplai air lintas instansi. Sebanyak tujuh unit truk tangki air (water tank) berkapasitas masing-masing 5.000 liter dikerahkan ke lokasi kebakaran.
Armada pemadam tersebut berasal dari Damkar Lampung Tengah (1 unit), Lanud Pangeran M. Bun Yamin Tulang Bawang (2 unit), BPBD Lampung Tengah (1 unit), Kompi 1 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Lampung (1 unit), serta bantuan pihak swasta dari PT Gunung Madu Plantations (2 unit).
Hingga Minggu malam pukul 20.31 WIB, proses pemadaman dan pendinginan bara sampah masih terus berlangsung. Petugas gabungan menerapkan skema rekayasa lalu lintas dengan sistem buka tutup di sekitar KM 132 untuk menjaga keselamatan pengguna jalan tol.
Sebelumnya, Kapolres Lampung Tengah, AKBP Zaldi Kurniawan, mengonfirmasi peristiwa tersebut dan memastikan personel Satlantas bersiaga penuh di titik lintasan terdampak guna mengantisipasi perlambatan arus maupun risiko kecelakaan akibat tirai kabut asap.
Pihak PT BTB mengimbau para pengendara yang melintasi area KM 132 untuk menurunkan laju kecepatan, menyalakan lampu utama kendaraan, mematuhi arahan petugas lapangan, serta memperhatikan petunjuk peringatan pada layar Variable Message Sign (VMS) maupun pengeras suara di gerbang tol dan rest area.
