![]() |
| Kepala Bagian ULP Pemkab Lampung Selatan, Gunawan Juarsyah |
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP) telah melaksanakan tender 101 paket pekerjaan konstruksi yang bersumber dari APBD 2026, dengan total pagu Rp206.965.127.018 atau sekitar Rp206,9 miliar.
Kepala Bagian ULP Pemkab Lampung Selatan, Gunawan Juarsyah, menjelaskan proses pengadaan APBD murni 2026 memang mengalami keterlambatan. Kondisi tersebut antara lain dipengaruhi perubahan atau eskalasi harga satuan yang cukup cepat sehingga diperlukan penyesuaian sebelum proses pengadaan dapat dilanjutkan.
“Memang agak terlambat pengadaan lelang karena eskalasi harga satuan berubah terlalu cepat, jadi setelah bisa disesuaikan mulai bisa berproses,” ujar Gunawan.
Dari 101 paket tersebut, Dinas PUPR mendominasi dengan 75 paket senilai Rp189,116 miliar. Selanjutnya, RSUD Dr. H. Bob Bazar, SKM memiliki tiga paket senilai Rp7,619 miliar, sedangkan Dinas Pendidikan memiliki 23 paket senilai Rp10,230 miliar.
Selain APBD murni, ULP juga mulai memproses pengadaan yang bersumber dari APBD Perubahan (APBD-P) 2026. Percepatan dilakukan agar paket yang telah melalui proses tender dapat segera memasuki tahap pelaksanaan pekerjaan.
ULP memastikan seluruh tahapan pengadaan dilaksanakan sesuai ketentuan dan mekanisme pengadaan barang dan jasa pemerintah. Proses tersebut dilakukan dengan tetap memperhatikan persyaratan, tahapan, serta ketentuan yang berlaku.
Gunawan berharap seluruh paket yang telah dianggarkan dapat terealisasi hingga akhir tahun sehingga penyerapan anggaran dapat berjalan optimal.
“Harapannya terserap semua pada akhir tahun,” kata Gunawan.
Pelaksanaan tender 101 paket konstruksi tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkab Lampung Selatan mempercepat realisasi program pembangunan yang telah dianggarkan. Setelah memasuki tahap pelaksanaan, paket-paket tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Lampung Selatan, terutama melalui peningkatan infrastruktur dan pelayanan publik.


