-->
  • Jelajahi

    Copyright © datalampung

    Terungkap: Penyelidikan Dalami Keterkaitan Pengusaha Penggilingan dalam Kasus SPHP dan Kontrak Pengadaan Di Bulog Lamsel

    Redaksi
    Kamis, 17 September 2026, 20:44 WIB

     


    Kamis,17 September 2026. Proses penyidikan kasus dugaan penyimpangan penyaluran Beras SPHP di lingkungan Perum Bulog wilayah Lampung Selatan terus bergulir dan mendalami penyelidikan pihak pihak terkait. Sejak kemarin terlihat pe Kepala Desa Palas Jaya, H. Sugianto, kembali hadir di Kejari lamsel. Kades yang akrab disapa masTutur, ini kembali dipanggil tim penyidik untuk dimintai keterangan lebih mendalam.


    Baca juga : Pemeriksaan Kasus SPHP Bulog Lampung Selatan Berlanjut, Kades Palas Jaya Turut Di Panggil Dimintai Keterangan


    Usai menjalani pemeriksaan, awak media berkesempatan mewawancarai apa saja materi yang digali selama proses pemeriksan berlangsung.

     

    "Yaa ada beberapa hal lah yang ditanyai" jawabnya singkat.

     

    Saat didesak lebih lanjut apa saja pertanyaanya, H. Sugiarto mengatakan masih mencakup aspek teknis penyaluran,mitra RPK (Rumah Pangan Kita), dan mmitra pengusaha lainya, (penggilingan) yang ikut dalam kontrak pengadaan beras dengan bulog". 


    Saat ditanya lebih lanjut, apakah selain dijual kemasayrakat, mitra RPK itu beras nya ada yang nampung ya pak?

     

    "Yaa, ada juga pertanyaan kesitu, tapi lebih banyak ke seputaran teknis atau skema kerjasama mitra saja ungkapnya dengan singkat.


    Lebih lanjut saat ditanyai, kira kira mitra RPK siapa saja ya bang, dan terakhir ada keterkaitan kah bang antara mitra pengusaha penggilingan dengan kasus penyaluran ini, dirinya menjawab, " ada juga pertanyaan ke arah situ mungkin yang terindikasi menampung SPHP dalam jumlah besar, sudah dulu ya mas," ungkap Tutur.

     

    Ketika ditanya lebih spesifik apakah ada nama-nama pengusaha lokal yang terlibat dalam kemitraan pengadaan beras di Bulog yang ikut disorot, ia menegaskan hal itu pun menjadi fokus pertanyaan penyidik, oke ya bang, tutupnya.


    Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak penyidik maupun Bulog Lampung Selatan terkait daftar nama pengusaha yang dimaksud. Awak media akan terus memantau perkembangan penting ini demi kejelasan dan transparansi bagi masyarakat luas.

     

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini