Lampung, Datalampung.com — Pasca-insiden kebakaran lahan seluas 1,5 hektare di Kilometer 86 Jalur A pada Kamis (3/9/2026) malam, pengelola Jalan Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Tol Bakter) memperketat mitigasi guna mencegah terulangnya kejadian serupa di sepanjang jalur bebas hambatan tersebut.
Manager Operasi PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll, Agustinus Leonardo, menegaskan bahwa langkah antisipasi terus digencarkan dengan memaksimalkan seluruh unsur pemantauan di lapangan.
"Mitigasi dilakukan terus, peningkatan pengawasan melalui patroli, PJR, BKO, dan CCTV," ujar Agustinus, Jumat (4/9/2026).
Selain memperketat pantauan patroli gabungan dan kamera pengawas, pengelola menyiagakan armada khusus serta membekali setiap kendaraan operasional dengan sarana pemadaman darurat untuk tindakan respons cepat.
"Terus standby mobil water tank, di mobil patroli ada APAR, jeriken air, dan selang, terus ada gepyok api juga untuk antisipasi awal," jelasnya.
Kelengkapan tersebut disiapkan agar petugas lapangan dapat langsung melokalisasi titik api kecil sebelum membesar dan dapat membahayakan pengendara.
Di samping kesiapsiagaan teknis di lintasan bebas hambatan, Agustinus menekankan bahwa edukasi kepada warga sekitar dan pengendara tetap menjadi prioritas utama supaya tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan.
"Kami juga terus memberikan imbauan ke warga dan pengguna jalan," tambahnya.
Sebelumnya, kebakaran membakar vegetasi kering di tepi jalan tol wilayah Lampung Selatan tersebut pada Kamis malam. Berkat laporan cepat pengelola ke Posko Damkarmat Jati Agung, kobaran api berhasil dituntaskan dalam waktu sekitar satu jam sehingga tidak sempat mengganggu jarak pandang pengguna jalan.
