-->
  • Jelajahi

    Copyright © datalampung

    Bus Adhi Prima Kecelakaan Tunggal di Mesuji, 3 Penumpang Meninggal dan Sopir Diburu Polisi

    Selasa, 29 September 2026, 10:10 WIB

    Mesuji, Datalampung.com — Sebuah kecelakaan tunggal dialami bus penumpang Adhi Prima di Jalan Lintas Timur (Jalintim) KM 190, Desa Wirabangun, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, Senin (28/9/2026) dini hari.


    Bus dengan pelat nomor B 7055 JGA tersebut keluar dari badan jalan dan terguling hingga posisi keempat rodanya berada di atas.


    Insiden tersebut mengakibatkan tiga orang penumpang meninggal dunia, sedangkan 29 orang lainnya mengalami luka-luka.


    Sopir bus dilaporkan langsung melarikan diri dari tempat kejadian perkara sesaat setelah kecelakaan berlangsung.

    Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menjelaskan armada bus berwarna merah tersebut tengah mengangkut puluhan penumpang menuju wilayah Sumatera Selatan.


    "Semula kendaraan bus merk Adhi Prima berwarna merah dengan nopol B 7055 JGA melaju dari arah Lampung hendak menuju ke arah Palembang," kata Yuyun.


    Menurut Yuyun, pengemudi diduga kuat kehilangan konsentrasi akibat kantuk saat melintasi jalur menikung yang sepi kendaraan.


    "Saat di TKP diduga pengemudi mengalami micro sleep atau mengantuk dan keluar lajur dengan posisi mobil terbalik. Daerah tersebut juga areanya sepi dan daerah menikuk, sehingga butuh informasi yang lebih banyak terkait jalur kendaraan yang akan melintas di daerah tersebut," ungkapnya.


    Saat jajaran kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan pertolongan pertama, sopir kendaraan sudah tidak ditemukan di tempat.


    "Pengemudi sudah tidak ada di tempat. Ditemukan penumpang sebanyak 32 orang, 29 orang langsung dievakuasi oleh Polres Mesuji dan mengalami luka ringan, serta ditemukan tiga orang dalam kondisi meninggal dunia," lanjut Yuyun.


    Petugas kepolisian bersama tim gabungan langsung mengevakuasi seluruh korban ke fasilitas kesehatan terdekat di Puskesmas Desa Wirabangun.


    Hingga saat ini, aparat Satlantas Polres Mesuji masih merampungkan proses identifikasi data diri ketiga korban yang meninggal dunia.


    Bangkai bus telah diamankan sebagai barang bukti penyelidikan, sementara tim satuan reserse terus melakukan pengejaran terhadap pengemudi bus yang kabur.


    "Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, serta melakukan pencarian terhadap pengemudi yang meninggalkan lokasi kecelakaan. Petugas juga telah mengamankan bus sebagai barang bukti," tutur Yuyun.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini