Lampung Selatan, Datalampung.com – Kawasan Alun-Alun Lapangan Pemerintah Daerah (Pemda) Lampung Selatan yang selalu ramai dikunjungi warga kini dikeluhkan lantaran minimnya fasilitas dasar.
Para pengunjung menyayangkan absennya toilet umum di pusat keramaian tersebut, padahal lokasi ini menjadi destinasi utama masyarakat untuk bersantai dan menghabiskan waktu bersama keluarga.
Kekecewaan salah satunya datang dari warga asal Penengahan yang merasa kesulitan saat berkunjung ke lokasi.
Ia menilai, sebagai area publik yang menjadi ikon pusat aktivitas, ketersediaan sanitasi seharusnya menjadi prioritas pemerintah setempat.
Namun, ketiadaan toilet memaksa pengunjung mencari alternatif lain yang jaraknya cukup jauh, sehingga secara langsung mengganggu kenyamanan publik selama berada di area tersebut.
“Masak kencing saja harus ke masjid agung, harusnya ada toilet umum yang disediakan di sekitar sini,” ketusnya saat ditemui di lokasi.
Kawasan Alun-Alun Lapangan Pemda memang menjadi pusat perputaran ekonomi dan aktivitas warga, terutama pada sore hari dan akhir pekan.
Masyarakat mendesak Pemerintah Daerah Lampung Selatan untuk segera melakukan langkah nyata, seperti menyediakan fasilitas toilet portabel di sekitar area lapangan.
Warga bahkan mengaku tidak keberatan jika fasilitas tersebut dikelola secara profesional meskipun harus berbayar. Selain mempermudah masyarakat, hal tersebut juga dipandang sebagai peluang untuk mengoptimalkan penerimaan daerah.
“Kalau pun berbayar tidak masalah, yang penting ada fasilitasnya. Itu juga bisa jadi pemasukan untuk pemerintah daerah atau PAD,” tambah warga tersebut.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera memberikan perhatian serius dan melakukan tindak lanjut agar Alun-Alun Lapangan Pemda benar-benar menjadi ruang publik yang lengkap, nyaman, serta ramah bagi seluruh kalangan.
Dengan fasilitas yang mumpuni, wajah ibu kota Lampung Selatan ini diharapkan semakin memikat bagi warga lokal maupun pendatang.
