-->
  • Jelajahi

    Copyright © datalampung

    Lamtim Jadi Lumbung Padi Lampung, Bupati Ela Dukung Tanam Padi Serentak Kodam

    Selasa, 20 Januari 2026, 17:04 WIB


    Lampung Timur, Datalampung.com – Kabupaten Lampung Timur menegaskan perannya sebagai salah satu lumbung padi di Provinsi Lampung. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur menyatakan dukungan penuh terhadap Gerakan Tanam Padi Serentak yang digelar Kodam II/Sriwijaya dan Korem 043/Garuda Hitam.


    Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah mengatakan, program tanam padi serentak sejalan dengan arahan Presiden RI dalam memperkuat swasembada pangan nasional sekaligus mendorong ketahanan ekonomi masyarakat petani.


    “Pemerintah Kabupaten Lampung Timur tentu menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kodam dan Korem. Ini bukan hanya soal pertahanan dan stabilitas keamanan, tetapi sudah terjun langsung ke sektor riil yang memang dibutuhkan masyarakat,” kata Ela, Selasa (20/1/2026).


    Ela menyebut Lampung Timur memiliki peran strategis sebagai salah satu sentra produksi padi di Provinsi Lampung. Saat ini, Lampung Timur tercatat sebagai penghasil padi terbesar kedua di tingkat kabupaten se-Provinsi Lampung.


    “Lampung Timur menjadi penghasil padi kedua di Provinsi Lampung. Ini tentu harus terus kita kolaborasikan bersama. Pemerintah daerah wajib turun ke bawah, melayani dan memastikan petani bisa menanam dan panen secara optimal,” ujarnya.


    Dalam mendukung produktivitas pertanian, Pemkab Lampung Timur memfasilitasi Luas Baku Sawah (LBS) seluas 55.952 hektare. Khusus di Kecamatan Raman Utara, lahan pendampingan mencapai 2.903 hektare, dengan sekitar 500 hektare yang saat ini masuk fase tanam serentak.


    “Dari total LBS 55.952 hektare, yang menjadi pendampingan di Kecamatan Raman Utara seluas 2.903 hektare. Saat ini sekitar 500 hektare masuk waktu tanam karena siklusnya memang bertahap dalam satu hamparan,” jelas Ela.

    Ela menambahkan, keberhasilan tanam hingga panen pada musim tanam pertama hingga berikutnya akan memberikan dampak langsung terhadap perputaran ekonomi masyarakat pedesaan.


    “Kalau petani bisa tanam dan panen, itu sudah luar biasa. Ada perputaran ekonomi di situ, dan itu bagian dari ketahanan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.


    Selain dukungan teknis, Pemkab Lampung Timur juga memastikan dukungan pascapanen terus diperkuat, salah satunya melalui kesiapan Bulog menyerap hasil panen petani sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP).


    “Alhamdulillah, Bulog juga siap menampung hasil panen petani. HPP sudah ditetapkan dan ini membuat petani merasa tenang dan senang,” tutup Ela.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini