Bandar Lampung, Datalampung.com — PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (PT BTB) memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa penutupan satu lajur dan penyempitan arus kendaraan di sekitar KM 132 Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter), Selasa (20/10/2026).
Kebijakan ini diterapkan guna menjamin keselamatan para pengendara menyusul asap sisa kebakaran yang masih mengganggu jarak pandang.
Direktur PT BTB, Charles Giroth, menjelaskan bahwa penutupan satu lajur sepanjang 300 meter tersebut masih terus dipertahankan di lokasi.
“Hingga hari ketiga (20/10), pengamanan berupa pemasangan rambu serta penutupan satu lajur atau penyempitan arus sepanjang kurang lebih 300 meter masih dilakukan, baik di Jalur A maupun Jalur B, sesuai kondisi lapangan,” ujar Charles Giroth.
Sebelum skema penyempitan arus diberlakukan, petugas gabungan di lintasan sempat menerapkan sistem buka tutup kendaraan saat kepekatan asap mencapai puncaknya pada hari pertama kejadian.
“Petugas LJT, PJR, dan BKO melakukan buka tutup arus lalu lintas di sekitar KM 132 hingga pukul 20.31 WIB pada 18 Oktober 2026. Setelah itu, rekayasa lalu lintas dilakukan melalui pemasangan rambu dan penyempitan arus,” jelas Charles.
Charles menegaskan, seluruh rekayasa arus kendaraan ini semata-mata diprioritaskan demi keselamatan pengguna jalan tol.
“Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama kami. Kami memahami kekhawatiran masyarakat, dan kami menjelaskan langkah yang sudah dilakukan secara terbuka,” tegasnya.
Untuk mendukung penutupan lajur tersebut, petugas Layanan Jalan Tol (LJT), PJR Polda Lampung, dan personel BKO Lanal Lampung telah memasang rambu darurat dan kerucut pembatas (rubber cone) guna menahan laju kecepatan kendaraan.
Selama penutupan satu lajur berlangsung, para pengguna jalan diminta mematuhi rambu peringatan serta arahan petugas di lapangan.
“Kepada pengguna jalan, kami mengimbau untuk mengurangi kecepatan, menyalakan lampu kendaraan, menjaga jarak aman, memperhatikan informasi pada VMS, dan mengikuti arahan petugas ketika melintasi area yang terdampak asap,” pungkas Charles.
