-->
  • Jelajahi

    Copyright © datalampung

    Wamenhut Pastikan Instruksi Presiden soal Way Kambas Berjalan

    Rabu, 15 Juli 2026, 19:42 WIB

    Lampung Timur, Datalampung.com – Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) RI Rahmat Marguki meninjau langsung pembangunan sistem mitigasi konflik manusia dan gajah di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan solusi permanen terhadap konflik manusia dan gajah di kawasan tersebut.


    Konflik antara manusia dan gajah sumatra di Way Kambas telah berlangsung sejak 1983. Kondisi itu tidak hanya mengancam keselamatan masyarakat, tetapi juga menyebabkan kerugian ekonomi serta berdampak terhadap upaya pelestarian satwa liar.


    Sebagai langkah penyelesaian jangka panjang, pemerintah membangun sistem pembatas (barrier) sepanjang 138 kilometer yang dilengkapi pagar, kanal, pos pengawasan, dan menara pantau. Infrastruktur tersebut akan diperkuat dengan sistem pemantauan berbasis data dan teknologi untuk meningkatkan efektivitas pengawasan kawasan konservasi.


    Pembangunan tersebut menjadi bagian dari program pembenahan 57 taman nasional yang dicanangkan pemerintah. Way Kambas diproyeksikan menjadi proyek percontohan pengelolaan kawasan konservasi yang mampu menekan konflik manusia dan satwa liar secara berkelanjutan.


    Pemerintah menargetkan pembangunan sistem mitigasi di Way Kambas selesai pada akhir 2026. Kehadiran sistem tersebut diharapkan mampu memberikan perlindungan yang lebih baik bagi gajah sumatra sekaligus meningkatkan rasa aman bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan taman nasional.


    Dalam kunjungan kerja tersebut, Wamenhut juga meninjau fasilitas konservasi Badak Sumatra di Taman Nasional Way Kambas. Peninjauan dilakukan untuk melihat perkembangan program pelestarian satwa langka, termasuk kondisi Badak Anggi yang berada di Suaka Rhino Sumatra.


    Pemerintah berharap penguatan sistem mitigasi konflik satwa liar dan pengembangan program konservasi di Way Kambas dapat menjadi model pengelolaan taman nasional di Indonesia, sekaligus mendukung upaya pelestarian keanekaragaman hayati secara berkelanjutan.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini