-->
  • Jelajahi

    Copyright © datalampung

    Gudang BBM Ilegal di Pesawaran Terbakar

    Senin, 08 Juni 2026, 17:42 WIB

    Pesawaran – Sebuah gudang yang diduga menjadi tempat penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) di dekat Perumahan Srimulyo Permai, Desa Negeri Sakti, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, terbakar hebat pada Senin (8/6/2026) sore.


    Kobaran api yang membesar dengan cepat melalap bangunan gudang. Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dan dapat disaksikan dari berbagai titik di sekitar lokasi kejadian.


    Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 16.05 WIB.


    "Kami menerima laporan sekitar pukul 16.05 WIB terkait kebakaran sebuah gudang yang diduga merupakan gudang penyimpanan minyak. Setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman," kata Rully saat dikonfirmasi, Senin (8/6/2026).


    Untuk mengendalikan api, Damkarmat Lampung Selatan mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Posko Natar, Posko Tanjung Bintang, dan Posko Jati Mulyo.


    Selain itu, satu unit mobil pemadam kebakaran milik Kabupaten Pesawaran turut diterjunkan guna mempercepat proses pemadaman.


    "Karena lokasi kejadian berada di wilayah perbatasan Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Pesawaran, kami juga mendapat bantuan satu unit armada dari Damkar Pesawaran," ujarnya.


    Hingga petang, petugas gabungan masih berjibaku memadamkan api dan melakukan proses pendinginan untuk mencegah munculnya titik api baru.


    Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran maupun jumlah kerugian yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut. Aparat terkait masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut.


    Peristiwa itu sempat mengundang perhatian warga sekitar yang berkerumun di dekat lokasi untuk menyaksikan proses pemadaman. Beruntung, petugas segera melakukan pengamanan area guna menghindari risiko yang lebih besar mengingat gudang tersebut diduga menyimpan bahan mudah terbakar.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini