-->
  • Jelajahi

    Copyright © datalampung

    Lampung Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Atas 5% pada Triwulan III 2025

    Kamis, 06 November 2025, 14:30 WIB


    Bandar Lampung, Datalampung.com — Provinsi Lampung kembali menunjukkan daya tahan ekonomi yang solid di tengah tekanan eksternal. Pada triwulan III 2025, angka pertumbuhan ekonomi daerah ini tercatat sebesar 5,04% (yoy), sedikit menurun dari 5,09% pada triwulan sebelumnya. 


    Secara nominal, produk domestik regional bruto (PDRB) Lampung pada kuartal ini tercatat sekitar Rp 135,56 triliun (harga berlaku) dan Rp 76,58 triliun (harga konstan 2010). 


    Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Bimo Epyanto, mengungkap bahwa komponen utama yang menopang pertumbuhan yaitu permintaan domestik, yang terdiri dari konsumsi rumah tangga, investasi, dan konsumsi pemerintah. Konsumsi rumah tangga tumbuh 4,94%, investasi (PMTB) tumbuh 6,06%, dan konsumsi pemerintah tumbuh 4,00% yoy. 


    “Kinerja konsumsi rumah tangga menguat seiring meningkatnya optimisme masyarakat dan nilai tukar petani (NTP). Sementara itu, pertumbuhan investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) didorong oleh tingginya realisasi penanaman modal dalam negeri. Pemulihan konsumsi pemerintah juga sejalan dengan kenaikan pagu belanja APBD Perubahan Provinsi Lampung, khususnya untuk pembangunan infrastruktur,” jelas Bimo Epyanto pada rilisnya, 6 November 2025.


    Dari sisi eksternal, ekspor Lampung tercatat tumbuh sebesar 5,33% (yoy), namun mengalami perlambatan karena melemahnya permintaan global terhadap komoditas unggulan seperti kopi, CPO, dan gula. 


    Sektor-sektor usaha utama juga menampilkan kinerja positif: sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan tumbuh sebesar 7,74%, Industri Pengolahan tumbuh 4,74%, dan Perdagangan Besar & Eceran tumbuh 3,98%. 


    “Kinerja sektor pertanian terakselerasi didorong peningkatan produksi tanaman pangan, perkebunan, dan perikanan. Sementara itu, sektor industri pengolahan mengalami perlambatan seiring penurunan Prompt Manufacturing Index (PMI) Provinsi Lampung, dan sektor perdagangan juga melambat karena menurunnya aktivitas ekspor-impor,” tambah Bimo. 


    Melihat ke depan, BI Provinsi Lampung memperkirakan pertumbuhan ekonomi daerah ini tahun 2025 berada di kisaran 4,9% hingga 5,5%, didukung oleh penguatan konsumsi rumah tangga dan investasi. Peningkatan Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar 6,5% serta membaiknya daya beli pekerja sektor pertanian menjadi faktor pendukung. 


    Pihak BI Lampung juga menegaskan akan memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan untuk menjaga momentum pertumbuhan berkelanjutan, melalui peningkatan produktivitas sektor pertanian, percepatan hilirisasi komoditas unggulan, penguatan ekosistem UMKM ekspor, serta menjaga stabilitas harga lewat sinergi TPID dan pelaksanaan GNPIP secara berkesinambungan. 


    Apabila Anda ingin naskah dengan gaya berbeda — misalnya lebih ringkas, infographic ready, atau untuk platform media sosial — saya bisa siapkan juga.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini