Lampung Selatan, Datalampung.com — Pekerjaan perbaikan ruas jalan di Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, hingga kini masih belum selesai. Sejumlah titik yang menjalani pekerjaan tambal sulam masih menyisakan bekas galian yang belum ditutup dengan aspal.
Kondisi tersebut dikeluhkan para pengendara yang melintas, baik pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat. Bekas galian di sejumlah titik dinilai cukup mengganggu kenyamanan dan berpotensi membahayakan, terutama saat malam hari ketika penerangan jalan masih minim.
Dari pantauan di sejumlah lokasi, bagian jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan telah dilakukan penggalian untuk kemudian diperbaiki dengan tambalan aspal. Namun, setelah dilakukan penggalian, masih terdapat sejumlah titik yang belum dilakukan pengaspalan kembali.
Bekas galian yang belum ditutup tersebut membuat pengendara harus lebih berhati-hati saat melintas. Kondisi ini semakin dikhawatirkan pada malam hari karena lubang atau cekungan pada badan jalan sulit terlihat dengan jelas.
Selain bekas galian yang belum ditutup, warga juga mengeluhkan hasil pengaspalan baru yang berada di sisi jalan lama. Pertemuan antara permukaan aspal baru dan aspal lama di sejumlah titik terlihat tidak rata.
Kondisi tersebut membuat kendaraan yang melintas mengalami hentakan. Jika kondisi permukaan jalan seperti itu terus dibiarkan, warga khawatir dapat berdampak terhadap kendaraan yang mereka gunakan.
“Seperti mau melewati polisi tidur saja,” ujar salah seorang pengendara.
Proyek perbaikan ruas jalan tersebut merupakan jalan kabupaten sehingga penanganan dan pemeliharaannya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.
“Sudah cukup lama, Bang, kurang lebih sudah satu minggu. Yang dikhawatirkan kalau malam hari karena penerangan juga minim,” ujar salah seorang warga.
Warga berharap pekerjaan perbaikan jalan tersebut dapat segera diselesaikan, terutama pada titik-titik yang masih menyisakan bekas galian, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melintas.
