Bandar Lampung, Datalampung.com — Partai Rakyat Indonesia (PRI) menargetkan Lampung menjadi salah satu lumbung suara pada Pemilu 2029. Target itu akan dikejar dengan memperkuat struktur partai hingga tingkat akar rumput.
Ketua DPD PRI Lampung Andi Wawan Tohir Balaw mengatakan pembenahan organisasi menjadi langkah awal untuk mencapai target tersebut. PRI saat ini telah memiliki kepengurusan di 15 kabupaten dan kota di Lampung.
"Kita akan melakukan konsolidasi ulang," kata Andi saat menghadiri peringatan HUT pertama PRI di Kantor DPD PRI Provinsi Lampung, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Menurut Andi, pembentukan struktur di tingkat kabupaten dan kota belum cukup untuk memastikan mesin partai berjalan efektif. Karena itu, PRI Lampung akan mengevaluasi kepengurusan hingga tingkat bawah.
Sebagian DPC, kata dia, bahkan telah membentuk Pimpinan Anak Cabang (PAC). Penguatan organisasi selanjutnya diarahkan hingga tingkat ranting.
Andi menyebut penyegaran struktur diperlukan untuk memastikan setiap pengurus mampu bekerja sesuai target organisasi.
"Yang namanya penyegaran, perubahan, itu tujuannya baik demi organisasi. Kita tidak ingin menempatkan orang-orang yang salah, orang-orang yang malah membuat pengurus tidak bisa bekerja dengan baik," ujarnya.
Ia mengatakan pembenahan tersebut dilakukan dengan kewenangan yang diberikan Ketua Umum DPP PRI Muhammad Nazaruddin. Struktur partai akan disiapkan agar lebih solid menghadapi agenda politik mendatang.
Bagi PRI Lampung, penguatan organisasi memiliki tujuan yang lebih besar. Partai itu ingin menjadikan Lampung sebagai salah satu daerah penyumbang suara terbesar pada Pemilu 2029.
"Kita harapkan ke depannya Lampung nanti suatu saat akan bisa menjadi penyumbang suara terbesar untuk Partai Rakyat Indonesia," kata Andi.
Target tersebut juga dibarengi dengan ambisi menempatkan kader asal Lampung di lembaga legislatif. Andi berharap ada kader PRI Lampung yang dapat memperoleh kursi di tingkat nasional.
"Semoga ada perwakilan-perwakilan dari Lampung ini untuk bisa duduk di legislatif, khususnya tingkat nasional," ujarnya.
Untuk mencapai target itu, PRI Lampung tidak hanya mengandalkan struktur formal. Pengurus diminta membangun hubungan langsung dengan masyarakat hingga tingkat akar rumput.
Andi mengatakan keberadaan partai harus dirasakan masyarakat. Konsolidasi organisasi diharapkan tidak berhenti pada urusan internal, tetapi berlanjut pada kegiatan yang memberikan manfaat bagi warga.
"Kita bisa menyentuh kepengurusan sampai dengan akar rumput dan memberikan manfaat buat masyarakat Lampung," katanya.
Peringatan HUT pertama PRI di Lampung menjadi momentum bagi partai untuk mengevaluasi perjalanan organisasi selama satu tahun. Setelah membangun struktur awal, PRI kini mulai menyiapkan mesin politik menuju Pemilu 2029.
Andi mengatakan konsolidasi akan dilakukan secara berkelanjutan. Pengurus di 15 kabupaten dan kota akan diperkuat agar mampu menjalankan agenda partai hingga tingkat kecamatan dan desa.
"Kita sudah ada 15 DPC, 15 DPC di kabupaten dan kota. Saya akan lebih lagi mengadakan konsolidasi," ujarnya.
Dengan target menjadikan Lampung sebagai lumbung suara, PRI Lampung kini menghadapi pekerjaan untuk membuktikan kekuatan organisasinya. Konsolidasi hingga akar rumput menjadi salah satu penentu untuk mengubah target politik tersebut menjadi perolehan suara pada Pemilu 2029.
