Lampung Selatan, Datalampung.com – Di tengah gencarnya penyaluran berbagai program bantuan sosial pemerintah, masih ada warga yang luput dari perhatian. Saliman (62), warga Dusun 2 Kaliasin, Desa Kali Asin, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, hingga kini hidup dalam kondisi memprihatinkan di rumah yang nyaris roboh.
Rumah yang ditempati Saliman berdiri di atas sebidang tanah kecil di belakang balai desa. Dindingnya terbuat dari anyaman bambu yang sudah lapuk, atapnya bocor di banyak bagian, dan lantainya masih berupa tanah.
Di rumah sederhana berukuran sempit tersebut, Saliman juga tidak memiliki fasilitas kamar mandi dan toilet. Untuk memasak, ia masih menggunakan tungku sederhana yang terbuat dari tanah.
Meski hidup serba kekurangan, Saliman menjalani hari-hari dengan penuh kesabaran. Namun hingga kini, ia belum pernah menerima bantuan sosial pemerintah seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), maupun jaminan kesehatan dari BPJS Kesehatan.
Edi, anak Saliman, mengaku heran karena keluarganya sudah beberapa kali didata, tetapi belum pernah menerima bantuan apa pun. Ia juga menyebut kondisi rumah yang tidak memiliki WC membuat keluarga harus buang air besar di sungai.
“Katanya sudah dicatat, tapi sampai sekarang tidak ada kabar. Rumah saya begini saja belum pernah dapat bantuan bedah rumah,” keluhnya.
Keluarga berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah maupun pihak terkait agar dapat memperoleh bantuan, terutama perbaikan rumah dan akses fasilitas dasar yang layak.
