-->
  • Jelajahi

    Copyright © datalampung

    Iklan

    Lapas dan Kantor Imigrasi Kalianda Bidik Wilayah Bebas Korupsi

    Redaksi
    Senin, 10 Februari 2020, 12:36 WIB
    Kalapas Kalianda (kiri) dan Kepala Kantor Imigrasi (kanan)

    Kalianda, datalampung.com - Lapas Kelas IIA Kalianda dan Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Kalianda, membidik zona Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

    Sebagai komitmen, dua lombaga dibawah Kemenkumham tersebut melakukan deklarasi janji kerja tahun 2020 dan penandatanganan komitmen bersama, perencanaan pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBBM di aula Lapas Kelas IIA Kalianda, Senin, (10/02/20).

    Kalapas Kelas IIA Kalianda Dr. Tetra Destorie mengatakan komitmen untuk WBK dan WBBM semata-mata dilakukan untuk meningkatkan pelayanan di lembaga pemasyarakatan dan Kantor Imigrasi Kalianda.

    "Lapas Kalianda akan berusaha jadi WBK di tahun ini. Kita akan melakukan perubahan pelayan publik melalui akses digital, bagaimana pelayanan juga bisa dirasakan warga binaan dan pengunjung," kata Tetra.

    Tidak hanya melakukan perubahan di pelayanan, sumber daya manusia (SDM) di Lapas Kelas IIA Kalianda juga akan didorong untuk melayani masyarakat lebih baik lagi.

    "Management perubahan, mainset pagawai juga akan dirubah karen kita adalah pelayan masyarakat, sistem tata kelola juga akan kita rubah menjadi akuntabel, transparan dan bisa diakses. Itu merupakan target birokrasi, dan mendapatkan WBK," ungkapnya.

    Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Kalianda, Edy mengatakan tugas Kantor Imigrasi yang merupakan pelayan masyarakat dan penegak hukum akan lebih diutamakan.

    Untuk itu, pelayanan secara digital juga telah dilakukan oleh Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Kalianda.

    "Kami melakukan peningkatan pelayanan dan penegakan hukum, pelayanan kita utamakan dan penegakan hukum tidak kita abaikan. Tentunya tidak ada pilih kasih semua sama semua sesuai dengan SOP. Dengan biaya ke bank langsung jika ada masyarakat yang membuat paspor," terangnya. (Kur)





    Komentar

    Tampilkan

    Terkini