-->
  • Jelajahi

    Copyright © datalampung

    Pemkab Lampung Timur Pastikan Operasi Modifikasi Cuaca Digelar untuk Padamkan Karhutla Way Kambas

    Sabtu, 22 Agustus 2026, 18:52 WIB

    Lampung Timur, Datalampung.com — Pemerintah Kabupaten Lampung Timur memastikan operasi modifikasi cuaca (OMC) bakal dilakukan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK).


    Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah mengungkapkan bahwa pihaknya telah bergerak cepat setelah menerima laporan insiden di lapangan. "Kami langsung berkoordinasi secara intensif dengan berbagai pihak terkait untuk mengambil langkah penanganan yang paling efektif," ujar Ela, Sabtu (22/8/2026).


    Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan OMC untuk menghasilkan hujan buatan tersebut telah dipastikan mendapat persetujuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Operasi ini dijadwalkan mulai diupayakan pada Senin mendatang.


    "Alhamdulillah OMC atau operasi modifikasi cuaca untuk hujan buatan sudah disetujui BNPB, rencana Senen mau kita upayakan untuk penangan karhutla di Way Kambas," kata Ela.


    OMC disiapkan menyusul kebakaran yang melanda kawasan Rawa Palas, Resort Kuala Penet, Seksi III Kuala Penet, TNWK. "Berdasarkan pemantauan di lapangan, dua titik panas terpantau berada pada koordinat 5.172165, 105.815920 dan 5.172301, 105.816708," tambahnya merinci lokasi kejadian.


    Menurut Ela, kondisi cuaca ekstrem menjadi salah satu faktor utama yang memicu kebakaran. "Kebakaran dipicu oleh faktor cuaca panas, angin kencang, serta banyaknya semak ilalang kering di lokasi," terangnya.


    Penanganan di lapangan saat ini masih berlangsung. Namun, petugas menghadapi berbagai kendala berat karena lokasi kebakaran tidak dapat dijangkau kendaraan, ditambah tiupan angin kencang serta jauhnya sumber air.


    "Lokasi sama sekali tidak bisa dijangkau kendaraan. Angin kencang dan jauh dari sumber air, sehingga pemadaman hanya bisa dilakukan secara manual dengan menggunakan tangki semprot manual (Alpa), dan kegiatan pemadaman saat ini sedang berlangsung," ungkap Ela menggambarkan situasi di lokasi.


    Untuk mengatasi hambatan tersebut, Pemkab Lampung Timur lantas mengambil langkah taktis guna mendekatkan sumber air ke titik kebakaran.


    "Sesuai hasil koordinasi BPBD dengan Kasat Polhut, Kapolres maka saat ini BPBD Lamtim sedang mengirimkan Alkon penyedot air dari sungai dengan selang2 sambung beserta Kepu/tandon penampung air kapasitas 500 liter, guna mendekatkan sumber air ke lokasi pemadaman," jelasnya.


    Ela menambahkan, pihaknya masih terus menyelidiki faktor lain di balik peristiwa tersebut. "Penyebab lain masih kami pantau dan pastikan," tegasnya.


    Pihaknya juga berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan jajaran Forkopimda demi mendukung upaya pemadaman dan mencegah api meluas. "Pemkab Lampung Timur terus berkoordinasi dengan pihak terkait, dan jajaran forkopimda untuk mendukung upaya pemadaman dan mencegah api meluas. Dan saat ini sudah turun ke TKP bersama-sama," imbuhnya.


    "Keselamatan petugas dan perlindungan kawasan konservasi menjadi prioritas. Saya mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran dan bersama-sama menjaga Way Kambas," pungkas Ela.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini