Bandar Lampung, Datalamung.com — Ketua Umum Realestat Indonesia (REI), Joko Suranto, menegaskan bahwa peringatan HUT ke-54 REI bukan sekadar seremoni, melainkan momentum memperkuat silaturahmi nasional, kolaborasi daerah, serta membangun optimisme di tengah dinamika ekonomi global.
Dalam sambutannya pada Gala Dinner HUT ke-54 REI di Graha Wangsa, Bandar Lampung, Kamis malam (7/5/2026), Joko menyebut rangkaian kegiatan di Lampung diisi dengan agenda kebersamaan yang mempertemukan anggota REI dari seluruh Indonesia.
“Kami isi dengan silaturahmi. Jadi antar kami ada silaturahmi dari Aceh sampai Papua, dari Jogja sampai Sulawesi Utara. Kami saling bertegur sapa, menyimpan kerinduan, dan alhamdulillah semuanya happy, apalagi setelah ada kopi bae,” ujarnya disambut tawa hadirin.
Tak hanya itu, REI juga menggelar reuni lintas generasi sebagai bentuk penghormatan kepada para senior organisasi. Menurutnya, capaian REI hari ini tidak lepas dari perjuangan para pendahulu.
“Kemudian juga kami melakukannya juga dengan reuni. Reuni senior-senior. Jadi ketua DPD periode tahun ’80-an juga hadir, Ketua Umum yang lalu juga kita hadirkan. Karena insyaallah kami semuanya melihat, menghargai, dan berterima kasih. Kita bisa sampai di sini, organisasi sampai di sini, karena perjuangan beliau-beliau senior-senior kami,” katanya, yang langsung disambut tepuk tangan meriah.
Selain silaturahmi, REI juga mengisi rangkaian kegiatan dengan penguatan sinergi bersama pemerintah daerah. Ia menyebut telah melakukan investor gathering dan bertemu kepala daerah untuk menangkap peluang pertumbuhan di Lampung.
“Kami juga isi kegiatan dengan sinergi, dengan kolaborasi. Kami datang kepada Pak Gubernur, kemarin ada investor gathering. Kami juga datang kepada Ibu Walikota untuk mencari perspektif dari Pemda, karena ternyata Lampung pertumbuhannya itu nomor tiga se-Sumatera. Jadi itu adalah peluang yang harus kita laksanakan dengan baik-baik,” ungkapnya.
Namun data tersebut kemudian mendapat dukungan sekaligus koreksi dari Kepala BPS RI yang menyebut pertumbuhan ekonomi Lampung berada di angka 5,61 persen dan menempati posisi kedua di Sumatera. Joko menyatakan data tersebut menjadi suntikan semangat bagi para pengembang.
“Jadi begitu kita mendapatkan informasi, mendapatkan pengumuman dari data BPS, pertumbuhan kita di 5,61 persen, itu memacu spirit kita bahwa mulai hari ini, mulai besok, kita akan kejar, dorong pertumbuhan dari apapun yang sedang kita kerjakan dari anggota REI. Tepuk tangan buat kita semuanya!” tegasnya.
Dalam suasana penuh keakraban, Joko juga menyelipkan candaan mengenai dinamika ekonomi dan pasar saham yang mengundang gelak tawa peserta.
“Beberapa waktu lalu kita semuanya sedang selalu dijejali dengan informasi geopolitik, Orpus ditutup-dibuka-ditutup. Tetapi waktu saya di toilet tadi, sahamnya Bang Ara naik! Jadi kita semuanya bisa makan ditraktirlah,” ujarnya berseloroh.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para asosiasi mitra, jajaran BP Tapera, serta seluruh anggota REI yang terus menjaga reputasi organisasi melalui kualitas karya dan komitmen terhadap pembangunan perumahan nasional.
“Terima kasih atas komitmen kita semuanya anggota REI untuk selalu sayang dengan organisasi ini dengan memberikan karya terbaik, kualitas terbaik, sehingga kita bisa menjaga reputasi REI se-Indonesia yang kita cintai,” tuturnya.
Menutup sambutan, Joko menyampaikan pantun sebagai simbol apresiasi kepada tuan rumah.
“Aura kasih suka bersenandung, terima kasih dan jayalah Lampung!”
Peringatan HUT ke-54 REI di Lampung menjadi ajang konsolidasi nasional para pengembang, sekaligus penegasan komitmen organisasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor properti dan perumahan.
