-->
  • Jelajahi

    Copyright © datalampung

    Budaya "Baba" Dengan Keluarga

    Redaksi
    Minggu, 28 Februari 2021, 11:42 WIB


    Nama : Ahmad Kurdi
    NPM   : 20711301
    Mata Kuliah : Orkesbud
    Program Studi : Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bandar Lampung.


    Salah satu budaya atau kebiasaan yang saya anut dengan keluarga saya adalah budaya "baba". Bacakan yang diartikan dari bahasa Lampung yang artinya makan bersama-sama ini sudah saya lakukan sejak saya kecil bersama keluarga.


    Biasanya kami bacakan di hari-hari tertentu dengan keluarga besar. Bacakan juga kami lakukan untu merayakan keberhasilan-keberhasilan kecil oleh keluarga kami, misalnya saat ada yang membeli motor baru, mobil baru sampai rumah baru.


    Tak hanya sekedar makan, baba juga membuat kami lebih menyatu dengan keluarga. Kami juga bisa bertukar pikiran saat baba atau makan bersama-sama keluarga besar.


    Selain itu, baba bersama keluarga besar juga kami jadikan ajang silaturahmi untuk mempererat tali kekeluargaan kami.


    Dalam budaya baba atau bisa disebut bacakan sendiri, saya yang memiliki keluarga besar biasanya akan bersepakat di group keluarga. Setelah itu akan mengkomunikasikan masakan apa yamg akan dibuat. Kemudian untuk bahan dan bumbu biasanya ibu serta kakak-kakak saya akan membagi tugas agar saat hari H tak lagi bingung mau masak apa.


    Setelah semua berkumpul dan makan bersama, biasanya kami akan mengobrol seharian dan bercerita banyak hal tentang kehidupan keluarga masing-masing.


    Saya sendiri merasa senang dengan budaya tersebut. Dengan begitu kami selalu merasa dekat dan saling memiliki antara satu dan lainnya.


    Begitulah budaya baba yang selalu saya dan keluarga lakukan. 





    Komentar

    Tampilkan

    Terkini