-->
  • Jelajahi

    Copyright © datalampung

    Baliho Hipni Robek Lagi

    Redaksi
    Jumat, 10 Januari 2020, 18:24 WIB
    Baliho Hipni yang robek

    Penengahan, datalampung.com  - Baliho 'Mari Bangkit Bersama Hipni' yang berada di depan SMA Kebangsaan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Pisang Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan (Lamsel) kembali didapati dalam kondisi rusak, Jumat (10/01/2020).

    Belum diketahui secara pasti penyebab kerusakan, apakah faktor disengaja atau faktor alam.

    Bakal Calon Bupati Lampung Selatan periode 2021-2026, Hi Hipni SE saat dihubungi membenarkan jika baliho di lokasi tersebut dalam kondisi rusak. Menurut Hipni, dia mengetahui dari laporan relawan di sekitar lokasi baliho.

    "Ya benar, tadi ada relawan yang lapor kalau baliho yang di depan SMA Kebangsaan dalam kondisi rusak," ujar Hipni, Jumat.

    Namun Hipni menolak berspekulasi penyebab kerusakan baliho itu diduga disengaja atau karena faktor lain. "Saya tidak mau menduga-duga. Saya tidak mau Su'udzon. Biar nanti relawan yang memperbaiki," tukas Hipni.

    Sebelumnya, kejadian serupa terjadi pada baliho 'Mari Bangkit Bersama Hipni' yang berada di  Jalan Lintas  Sumatera Desa Tarahan Kecamatan Katibung. Hal itu diketahui tim relawan Hipni, pada Selasa (31/12) siang. Kondisinya, baliho bergambar Hipni itu robek setengah badan kebawah. Padahal, sehari sebelumnya, baliho tersebut utuh tanpa ada kerusakan sedikitpun.

    Menurut relawan Hipni, Roby mengatakan, baliho Bakal Calon (Balon) Bupati Lamsel, itu diduga dirusak oleh oknum masyarakat yang tidak dikenal. Bahkan, menurutnya bisa jadi dilakukan oleh pendukung bakal calon lain yang tak suka dengan Hipni.

    "Kemarin baliho ini utuh. Kok tiba-tiba hari ini sobek lebar. Dari robekannya, bukan karena angin di waktu hujan. Tapi, nampak seperti sobekan dengan benda tajam," kata Roby kepada wartawan.

    Roby mengatakan, pihaknya akan memperbaiki kembali baliho bergambar pengusaha asal Kecamatan Palas itu. Mengingat, tahapan Pilkada belum dimulai dan Hipni belum resmi menjadi calon.

    "Kita perbaiki lagi. Namun, jika ketahuan siapa oknum yang merusaknya, maka akan kita proses hukum dengan tuduhan pengrusakan," tukasnya. (row/kur)






    Komentar

    Tampilkan

    Terkini