-->
  • Jelajahi

    Copyright © datalampung

    Tidak Ada Pagar, Puskesmas Rawat Inap Sragi Terbuka Tanpa Pengaman

    Jumat, 10 April 2026, 15:10 WIB


    Lampung Selatan, Datalampung.com – Kondisi Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan, menuai sorotan. Fasilitas kesehatan tersebut diketahui tidak memiliki pagar pembatas yang memadai sehingga area puskesmas terbuka dan dapat diakses bebas oleh siapa saja.


    Sejumlah warga menilai kondisi ini berisiko terhadap keamanan pasien, keluarga, maupun tenaga kesehatan. Area puskesmas disebut bebas keluar-masuk tanpa sekat yang jelas.


    “Kuburan saja sudah berpagar dan aman, tapi Puskesmas Rawat Inap Sragi justru terbuka tanpa batas,” ujar salah seorang warga.


    Kepala UPTD Puskesmas Rawat Inap Sragi, Yasir saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pagar pembatas belum tersedia. Ia menyebut pihaknya sebenarnya telah mengusulkan pembangunan pagar, namun terkendala keterbatasan lahan.


    “Sudah diusulkan pagar, tapi kalau dibangun akan menambah sempit lokasi. Lahan kami memang terbatas,” ujarnya.


    Menurutnya, luas area puskesmas yang terbatas menjadi pertimbangan dalam realisasi pembangunan pagar tersebut.


    Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, Devi Arminanto, saat dihubungi melalui pesan singkat menyatakan akan mempelajari persoalan tersebut.


    “Iya Bang, saya baca dulu ya,” ujarnya singkat.


    Namun hingga beberapa waktu setelah konfirmasi dilakukan, belum ada penjelasan lanjutan terkait rencana penanganan persoalan tersebut.


    Warga juga mengeluhkan kondisi area parkir yang dinilai rawan karena terbuka tanpa pengamanan maksimal. Beberapa keluarga pasien bahkan memilih membawa sepeda motor hingga ke teras atau dekat ruang rawat inap karena khawatir terjadi kehilangan.


    “Kalau parkir di luar bebas siapa saja lalu-lalang, takut hilang. Jadi kami bawa masuk saja supaya bisa terpantau,” kata salah satu keluarga pasien.


    Kondisi ini dikhawatirkan mengganggu kenyamanan serta berpotensi menghambat jalur evakuasi darurat. Selain itu, pengamanan area disebut hanya mengandalkan satu petugas keamanan.


    Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk meningkatkan sistem keamanan di Puskesmas Rawat Inap Sragi, mengingat fasilitas tersebut melayani pasien rawat inap yang membutuhkan rasa aman dan perlindungan maksimal.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini