Lampung Timur, Datalampung.com – Pemerintah Kabupaten Lampung Timur memastikan ruas jalan rusak di Kecamatan Purbolinggo yang sempat viral dengan sebutan “Telaga Sewu” telah masuk dalam anggaran pembangunan tahun 2026 dan akan diperbaiki secara bertahap.
Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menegaskan, pemerintah daerah telah merespons kondisi tersebut dengan langkah cepat, termasuk melakukan penimbunan sementara pada lubang-lubang jalan.
"Bahwasanya hari ini Pemkab Lampung Timur langsung merespon cepat, dinas terkait saat ini saya perintahkan untuk menimbun lubang-lubang yang ada di jalan tersebut," tegasnya, Minggu (15/2/2026).
Menurut Ela, ruas Jalan Taman Endah–Bumi Kawa–Tanjung Kusuma di Purbolinggo yang dikeluhkan warga sebenarnya sudah masuk dalam perencanaan dan penganggaran pemerintah daerah.
"Di samping itu jalan yang sempat viral tersebut telah kami masukkan dalam anggaran Pemkab untuk dilakukan pembenahan," ujarnya.
Ia menegaskan pembangunan infrastruktur menjadi prioritas pemerintah daerah selama masa jabatannya.
"Perbaikan akan kami lakukan secara bertahap, dengan fokus pada infrastruktur sebagai prioritas masa jabatan kami," tandasnya.
Sebelumnya, kondisi jalan tersebut menjadi sorotan setelah warga menyulap lubang tergenang air menjadi wahana sindiran bertajuk “Grand Opening Telaga Sewu Purbolinggo Lampung Timur”. Video yang beredar memperlihatkan anak-anak bermain di genangan air yang menyerupai kolam kecil, sebagai bentuk protes atas kerusakan jalan yang dinilai lama tak tersentuh perbaikan.
Suprayitno, warga setempat, menyebut aksi itu sebagai bentuk aspirasi masyarakat.
"Ini bentuk aspirasi luar biasa masyarakat Purbolinggo, Lampung Timur yang selama ini tidak terjamah pembangunan," katanya, Sabtu (14/2/2026).
Ia mengaku warga kecewa karena kerusakan jalan tak kunjung dibenahi.
"Kami pembayar pajak aktif, tapi jalannya selalu rusak, berlubang-lubang, panjang sekali dari Purbolinggo sampai Bumi Jawa," sambungnya.
Keluhan senada disampaikan Rosi.
"Mengadu sudah, ya sekarang kayanya pemerintah ini harus diviralkan dulu baru kelihatan kerja, dan Alhamdullilah langsung respon cepat meski ditutup sementara," imbuhnya.
